Negara

Indonesia (5)

Semua Negara (5)

Kategori Member

Platinum (1)

Free (2)

Semua Kategori Member (3)

Kategori Perusahaan

Manufacturer (2)

Distributor (3)

Semua Kategori (5)

Kawat Baja Paduan Rendah (Low Alloy)


Keterangan

           Low-alloy steels constitute a category of ferrous materials that exhibit mechanical properties superior to plain carbon steels as the result of additions of alloying elements such as nickel, chromium, and molybdenum. Total alloy content can range from 2.07% up to levels just below that of stainless steels, which contain a minimum of 10% Cr.

           For many low-alloy steels, the primary function of the alloying elements is to increase hardenability in order to optimize mechanical properties and toughness after heat treatment. In some cases, however, alloy additions are used to reduce environmental degradation under certain specified service conditions.

Bahan Baku

Bilet

Metode

Hot Roling

Konten Indikasi Harga belum tersedia

Produk terkait

  • KAWAT BAJA (BENDRAT) HARGA TERMURAH DI INDONESIA
    Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati para insinyur karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mempunyai banyak kelebihan antara lain, mudah dikerjakan, ekonomis, dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan yang dikehendaki, mampu menerima kuat tekan dengan baik, awet dan mudah perawatannya. Namun disamping kelebihan-kelebihannya diatas, beton juga memiliki kelemahan, yaitu : memiliki sifat kurang mampu menahan gaya tarik, lentur dan memiliki berat sendiri yang besar. Usaha peningkatan kualitas beton sampai sekarang masih terus dilakukan. Salah satunya adalah memperkuat beton dengan serat misalnya serat baja, serat karbon, serat polypropylene, glass fiber dan serat lainnya. Pemakaian serat baja sebagai bahan campuran pada adukan beton untuk struktur bangunan belum banyak dikenal  dan jarang digunakan di Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena serat baja yang dimaksud sulit didapatkan karena keberadaannya harus mendatangkan dulu dari luar negeri, sehingga sangat tidak ekonomis. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti  mencoba menggunakan bahan lokal yang banyak tersedia di pasaran dengan harga yang lebih murah, yaitu serat kawat bendrat. Kawat bendrat merupakan material terpilih karena disamping mempunyai faktor – faktor prinsip penguat beton, kawat bendrat juga merupakan bahan yang mudah diperoleh. Penelitian ini mencoba mengaplikasikan penggunaan biji plastik dan penambahan serat pada beton ringan yaitu dengan menambahkan serat kawat bendrat. Dalam penelitian ini, akan dicari perbandingan nilai antara beton tanpa serat kawat bendrat dengan beton berserat kawat bendrat. Jenis-jenis pengujian antara lain : kuat tekan, kuat lentur, kuat tekan setelah dibakar dan ketahanan sulfat.
    • Bukit Palma C5/33 Kota Surabaya
    • +62 31 7406677
    • +62 31 7417127
  • LOW ALLOY STEEL WIRE ROD
    Distributor and Supplier
    • CBD Square Jl. Niaga Raya Kav. AA3 - Blok D3, Jababeka 2, Cikarang Baru Kab. Bekasi
  • WIRE ROD
    Low alloy steel Wire Rod
    • Jl. Gatot Subroto Kav.54 - Gedung Krakatau Steel, floor 4th (WISMA BAJA) Kota Adm. Jakarta Selatan
  • COLD HEADING QUALITY STEEL WIRE ROD
    These specifications are described for wire fods equivalent to JIS G 3507.
    Product range : 5.5 to 16 mm; Tolerance ± 0.30 mm on diameter (typical for 5.5 mm) as per all international standards. Type of cooling : Retarded / stelmor type of cooling Coil weight : Approx 1300 kg upto 1500 kg Coil dimensions : ID : 850 mm; OD : 1250 mm
    • Jalan Gajah Mada , PO BOX 1083 Kab. Sidoarjo
    • Jl. P. Jayakarta 24/5 Kota Adm. Jakarta Pusat